Pemerintah Desa Banjarwungu sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kesehatan pada tanggal 29 Desember 2025 bertempat di Pendopo Balai Desa Banjarwungu. Acara yang diinisiasi oleh Kepala Desa Banjarwungu, Bapak Imam Supi'i, SE, ini dihadiri oleh 50 warga yang antusias mengikuti edukasi mengenai pencegahan penyakit menular dan tidak menular. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat di tengah tantangan kesehatan global yang kian dinamis.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Imam Supi'i menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Beliau berpesan agar warga tidak mengabaikan kebersihan fasilitas umum dan selalu tanggap terhadap gejala kesehatan yang muncul di keluarga masing-masing. "Kesehatan adalah modal utama kita dalam membangun desa; tanpa warga yang sehat, program pembangunan tidak akan berjalan maksimal," tutur Imam Supi'i memberikan motivasi kepada peserta.
Selanjutnya, Nadhifatul Fikriyah selaku narasumber dari Puskesmas Tarik memaparkan strategi pencegahan penyakit menular melalui kedisiplinan protokol kebersihan dan imunisasi. Beliau mengingatkan warga untuk kembali menggalakkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan menjaga sanitasi air guna memutus rantai penyebaran kuman. Nadhifatul menekankan bahwa penyakit menular seringkali berawal dari kelalaian kecil dalam menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Menutup sesi penyuluhan, Yuliasih selaku Bidan Desa Banjarwungu memberikan penekanan khusus pada pencegahan penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi yang trennya terus meningkat. Beliau mengajak warga untuk mulai rutin melakukan skrining kesehatan secara berkala di Posbindu dan mengatur pola makan dengan prinsip gizi seimbang. "Jangan tunggu sakit baru berobat, mulailah berinvestasi pada kesehatan melalui aktivitas fisik rutin dan mengurangi konsumsi gula serta garam berlebih," pesan Yuliasih sebagai penutup edukasi. - PYDJ